Chap 9.29, Sisdig
1. Pendahuluan[Kembali]
Rangkaian pada Gambar 9-29 merupakan implementasi dari demultiplexer 1-to-8 (1 ke 8), yaitu suatu rangkaian logika digital yang berfungsi untuk menyalurkan satu sinyal input ke salah satu dari beberapa output berdasarkan kombinasi sinyal selektor.
Demultiplexer sering disebut juga sebagai data distributor, karena tugas utamanya adalah mendistribusikan satu jalur data ke banyak jalur output secara terkontrol. Dalam rangkaian ini, hanya satu output yang aktif pada suatu waktu, sedangkan output lainnya berada dalam kondisi tidak aktif.
Rangkaian ini terdiri dari beberapa gerbang logika (AND dan NOT) yang dikombinasikan sedemikian rupa sehingga setiap output memiliki kondisi logika unik berdasarkan kombinasi input selektor (S2, S1, S0). Dengan tiga buah selektor, rangkaian ini mampu menghasilkan delapan kemungkinan output.
Pemahaman terhadap demultiplexer sangat penting dalam sistem digital karena digunakan dalam berbagai aplikasi seperti routing data, sistem komunikasi digital, kontrol perangkat, serta dalam desain memori dan mikroprosesor.
2. Tujuan[Kembali]
3. Alat dan Bahan[Kembali]
Digunakan untuk menghasilkan output berdasarkan kombinasi input dan selektor.
Digunakan untuk menghasilkan sinyal komplemen dari selektor.
Digunakan untuk memberikan input data (I) dan sinyal selektor (S2, S1, S0).
Digunakan untuk memonitor output O0–O7.
Untuk mendukung kerja rangkaian digital.
4. Dasar Teori[Kembali]
Demultiplexer adalah rangkaian logika kombinasi yang memiliki satu input data dan beberapa output. Fungsi utamanya adalah memilih salah satu output berdasarkan nilai selektor.
Untuk demultiplexer 1-to-8:
- Input data: 1 (I)
- Output: 8 (O0–O7)
- Selektor: 3 bit (S2, S1, S0)
Jumlah output ditentukan oleh rumus:
Jumlah output = 2^nDengan n = jumlah selektor
Setiap output memiliki persamaan logika:
O0 = I · S2' · S1' · S0'
O1 = I · S2' · S1' · S0
O2 = I · S2' · S1 · S0'
O3 = I · S2' · S1 · S0
O4 = I · S2 · S1' · S0'
O5 = I · S2 · S1' · S0
O6 = I · S2 · S1 · S0'
O7 = I · S2 · S1 · S0
Artinya:
- Hanya satu output yang aktif sesuai kombinasi selektor
- Semua output lain bernilai 0
5. Cara Kerja [Kembali]
Rangkaian bekerja dengan cara mengarahkan satu input data ke salah satu output berdasarkan nilai selektor.
Langkah kerja:
- Input Data (I)
Sinyal input diberikan sebagai data utama yang akan didistribusikan. - Selektor (S2, S1, S0)
Kombinasi ketiga selektor menentukan output mana yang akan aktif. - Proses Logika
- Setiap output terhubung ke gerbang AND
- Gerbang AND menerima kombinasi selektor dan input
- Hanya gerbang dengan kombinasi benar yang menghasilkan output 1
- Output Aktif
Hanya satu output yang bernilai sama dengan input (I), sedangkan lainnya 0.
6. Example[Kembali]
Example 1
Diketahui:
I = 1
S2 S1 S0 = 010
Maka:
- Output aktif = O2
Hasil:
O2 = 1
O lainnya = 0
Example 2
Diketahui:
I = 1
S2 S1 S0 = 101
Maka:
- Output aktif = O5
Hasil:
O5 = 1
O lainnya = 0
7. Problem [Kembali]
Problem 1: Analisis Output
Diketahui:
I = 1
S2 S1 S0 = 011
Pertanyaan:
- Output mana yang aktif?
- Berapa nilai output lainnya?
Jawaban:
Kombinasi 011 menunjuk ke output ke-3.
Problem 2: Input Nol
Diketahui:
I = 0
S2 S1 S0 = 110
Pertanyaan:
- Apa yang terjadi pada semua output?
Jawaban:
Semua output = 0
Penjelasan:
Karena input data = 0, maka semua output tetap 0 meskipun selektor aktif.
Soal Pilihan Ganda
Soal 1
Jika selektor = 100, maka output aktif adalah:
A. O2
B. O4
C. O6
D. O1
Jawaban: B
Soal 2
Fungsi utama demultiplexer adalah:
A. Menggabungkan data
B. Menyimpan data
C. Mendistribusikan satu input ke banyak output
D. Mengubah analog ke digital
Jawaban: C
8. Percobaan[Kembali]
a. Prosedur
1). Buka aplikasi proteus
2). Pilih komponen yang akan digunakan dalam rangkaian
3). Susunlah komponen sesuai gambar
4). Setelah merangkai seluruh komponen, jalankan simulasi
5). Amatilah simulasi yang sedang berjalan
b. Rangkaian simulasi dan prinsip kerja
9. Link Download[Kembali]
Download File Rangkaian [Disini]
Datasheet AND [Disini]
Datasheet NOT [Disini]
Komentar
Posting Komentar